Otomotif

Bengkel k2rt

Select Menu
  • Home
  • Blogging
    • TSM Dasar
    • Pengenalan Komponen
    • Perawatan dan Perbaikan
  • Brands
    • Honda
    • Yamaha
    • Suzuki
    • Kawasaki
  • Sitemap
  • Static Page
  • Error Page
Home » tsm » FISIKA DALAM SEPEDA MOTOR

Friday, October 7, 2016

FISIKA DALAM SEPEDA MOTOR

Unknown
Add Comment
tsm
Friday, October 7, 2016
Mempelajari sepeda motor juga memerlukan perhitungan fisika, beberapa besaran ukuran dipakai di bidang ini. 

Perhitungan fisika diperlukan untuk mengetahui; 
kapasitas mesin, volume silinder, perbandingan kompresi, kecepatan piston, torsi, tenaga, korelasi antara mesin dan kecepatan motor pada tiap posisi gigi dan daya dorong roda belakang dari sepeda motor, dll.

Kapasitas Mesin
Kapasitas mesin ditunjukkan oleh volume yang terbentuk pada saat piston bergerak keatas dari TMB ke TMA, disebut juga sebagai volume langkah. Volume langkah dihitung dalam satuan cc (cm3). Rumus untuk menghitungnya adalah: 


Contoh soal: 
Brosur motor Suzuki Smash memuat data diameter silindernya 53,5 mm dengan langkah piston 48,8 mm, tentukan volume langkahnya !

Penyelesaian: 
Diketahui : D = 53,5 mm        
                   S = 48,8 mm                   
                  Pi = 3,14 
Ditanya Volume langkah adalah...? 

Jawab: 

Jadi volume langkah dari motor Suzuki Smash tersebut adalah 109, 7 cc dibulatkan menjadi 110 cc. 

Volume Ruang Bakar 
Volume ruang bakar adalah volume dari ruangan yang terbentuk antara kepala silinder dan kepala piston yang mencapai TMA. Dilambangkan dengan Vc (Volume compressi) 

Volume Silinder 
Volume silinder adalah jumlah total dari pertambahan antara volume langkah dengan volume ruang bakar.
   
Rumusnya: 
Vs = Vl + Vc
  
Keterangan:  
Vs = Volume silinder (cc)  
Vl = Volume langkah (cc)    
Vc = Volume ruang bakar (cc)


Perbandingan Kompresi
Perbandingan kompresi adalah perbandingan volume silinder dengan volume kompresinya. Perbandingan kompresi berkaitan dengan volume langkah

Bila dinyatakan dalam suatu rumus maka:


Besarnya perbandingan kompresi untuk sepeda motor jenis touring berkisar antara 8 : 1 dan 9 : 1. ini artinya selama langkah kompresi muatan yang ada di atas piston dimampatkan 8 kali lipat dari volume terakhirnya. Makin tinggi perbandingan kompresi, maka makin tinggi tekanan dan temperatur akhir kompresi.

Efisiensi Bahan Bakar dan Efisiensi Panas 
Nilai kalor (panas) bahan bakar perlu kita ketahui, agar neraca kalor dari motor dapat dibuat. Efisiensi atau tidak kerjanya suatu motor, ditinjau atas dasar nilai kalor bahan bakarnya. Nilai kalor mempunyai hubungan dengan berat jenis. Pada umumnya makin tinggi berat jenis maka makin rendah nilai kalornya. Pembakaran dapat berlangsung dengan sempurna, tetapi juga dapat tidak sempurna.

Pembakaran yang kurang sempurna dapat berakibat:

1. Kerugian panas dalam motor menjadi besar, sehingga efisiensi motor menjadi turun, usaha dari motor menjadi turun pula pada penggunaan bahan bakar yang tetap.

2. Sisa pembakaran dapat menyebabkan pegas-pegas piston melekat pada alurnya, sehingga ia tidak berfungsi lagi sebagai pegas torak.

3. Sisa pembakaran dapat pula melekat pada lubang pembuangan antara katup dan dudukannya, terutama pada katup buang, sehingga katup tidak dapat menutup dengan rapat.

4. Sisa pembakaran yang telah menjadi keras yang melekat antara piston dan dinding silinder, menghalangi pelumasan, sehingga piston dan silinder mudah aus.

Efisiensi bahan bakar dan efisiensi panas sangat menentukan bagi efisiensi motor itu sendiri. Masing-masing motor mempunyai efisiensi yang berbeda. 

Share

Like

G+

Tweet

Tweet
0 Komentar untuk "FISIKA DALAM SEPEDA MOTOR"

Add Comments

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Week

  • FISIKA DALAM SEPEDA MOTOR
    FISIKA DALAM SEPEDA MOTOR
    Mempelajari sepeda motor juga memerlukan perhitungan fisika, beberapa besaran ukuran dipakai di bidang ini.  Perhitungan fisika diperlu...
  • KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR (LANJUTAN 2)
    KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR (LANJUTAN 2)
    Sebagaiman telah dijelaskan pada postingan tentang KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR dan KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR (lanjutan 1) , di...
  • KOMPONEN UTAMA SEPEDA MOTOR
    KOMPONEN UTAMA SEPEDA MOTOR
    Sepeda motor terdiri dari beberapa komponen dasar. Bagaikan kita manusia, kita terdiri atas beberapa bagian, antara lain bagian rangka, pen...
  • KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR
    KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR
    Mesin merupakan alat untuk membangkitkan tenaga, ia disebut sebagai penggerak utama. Jadi mesin disini berfungsi merubah energi panas dari ...
  • KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR (lanjutan 1)
    KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR (lanjutan 1)
    Pada postingan kali ini, merupakan lanjutan dari  KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR , selanjutnya, pada akan dibahas beberapa komponen lain ...
Powered by Blogger.

Labels

  • pengenalan komponen
  • tsm

Blog Archive

  • ▼  2016 (5)
    • ▼  October (5)
      • KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR (LANJUTAN 2)
      • KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR (lanjutan 1)
      • KOMPONEN UTAMA MESIN SEPEDA MOTOR
      • FISIKA DALAM SEPEDA MOTOR
      • KOMPONEN UTAMA SEPEDA MOTOR

Labels

  • pengenalan komponen
  • tsm

Labels

  • pengenalan komponen
  • tsm

About Me

Unknown
View my complete profile

© Otomotif powered by Blogger.com.
All Right Reserved By .